linux ↠ 31 januari 2020

Hal Yang Perlu Dilakukan Setelah Menginstal Fedora

Selesai menginstal Fedora? Selanjutnya apa?

Sampurasun. Pada kesempatan ini Penulis akan membagikan hal-hal dasar yang perlu dilakukan setelah menginstal Fedora GNU/Linux. Disini Penulis akan mejelaskan prosedur pembaruan sistem awal(System Update), menambahkan third-party repository untuk mendapatkan lebih banyak software, dan lain nya.

Sebelum mengikuti panduan ini, pastikan komputer Anda terhubung dengan koneksi internet. Hal ini diperlukan karena Anda akan mengunduh paket-paket yang diperlukan dari server. Baiklah, kita lanjutkan.


1. Melakukan Update Sistem

Melakukan update sistem merupakan hal dasar yang biasa dilakukan setelah pertama kali menginstal sistem operasi GNU/Linux. Terlepas dari distribusi apapun yang Anda gunakan.

Untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut :

$ sudo dnf update

Proses ini akan memakan waktu, tergantung kecepatan internet dan spesifikasi komputer Anda.

Setelah proses update selesai pertimbangkan melakukan reboot, terutama jika kernel dan driver yang terinstal ikut terupdate.

2. Mengubah Hostname

Dikarenakan tidak adanya opsi untuk mengubah hostname pada saat proses instalasi Fedora GNU/Linux, maka Anda perlu mengubahnya secara manual. Pertama kali selesai menginstal Fedora GNU/Linux, hostname yang diberikan oleh sistem adalah localhost.

Untuk mengubah hostname, jalankan perintah berikut:

$ sudo hostnamectl set-hostname --static hostname-anda

Note : Reboot diperlukan.

3. Menambahkan Repository RPM Fusion

RPM Fusion adalah repository pihak ketiga yang menawarkan berbagai perangkat lunak free dan non-free yang tidak disediakan oleh repository resmi Fedora GNU/Linux.

Untuk menambahkan repository RPMFusion, jalankan perintah berikut :

Free

$ sudo dnf install https://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-$(rpm -E %fedora).noarch.rpm

Non-free

$ sudo dnf install https://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-$(rpm -E %fedora).noarch.rpm

Untuk melihat repository pihak ketiga lain nya, kunjungi: RPMFusion

4. Mengakfikan Plugin DeltaRPM dan Fastest Mirror

Alih-alih mengunduh paket lengkap untuk perubahan kecil saat melakukan update pada paket tertentu, DeltaRPM memungkinkan Anda untuk hanya mengunduh perubahan yang terjadi pada paket tersebut saja. Contohnya jika Anda mengupdate Firefox(54) ke Firefox(55), Anda hanya akan mengunduh perubahan-perubahan yang terjadi dari v.54 dan v.55. Hal ini dapat menghemat bandwidth saat Anda melakukan update.

Sedangkan dengan Fastest Mirror, sistem akan menentukan server terdekat dengan lokasi Anda saat akan mengunduh paket menggunakan DNF. Artinya jika Anda berada di Indonesia, daripada mengunduh paket dari server US, DNF akan mencari server terdekat dengan lokasi Anda sehingga memungkinkan proses unduhan lebih cepat.

Untuk mengaktifkan plugin DeltaRPM dan Fastest Mirror, tambahkan baris di bawah ini kedalam file /etc/dnf/dnf.conf :

deltarpm=True
fastestmirror=True

5. Mengganti Lingkungan Desktop

Jika Anda kurang menyukai GNOME atau merasa bahwa lingkungan desktop tersebut terlalu berat, Anda dapat menggantinya dengan lingkungan desktop lain nya. Berikut beberapa lingkungan desktop yang dapat menjadi opsi untuk menggantikan GNOME.

KDE Desktop

Instal KDE Desktop :

$ sudo dnf install @kde-desktop

Mate Desktop

Instal Mate Desktop :

$ sudo dnf install @mate-desktop

Cinnamon Desktop

Instal Cinnamon Desktop :

$ sudo dnf install @cinnamon-desktop

XFCE Desktop

Instal XFCE Desktop :

$ sudo dnf install @xfce-desktop

LXDE Desktop

Instal LXDE Desktop :

$ sudo dnf install @lxde-desktop

Itulah beberapa hal yang perlu Anda lakukan setelah pertama kali menginstal Fedora GNU/Linux. Jika Anda meliki pertanyaan atau saran, silahkan berikan komentar melalui kolom di bawah. Terima Kasih.

Memuat...
Disqus