terminal ↠ 23 februari 2020

GNU/Linux Tips: Menambahkan Syntax Highlighting Pada Perintah Less

Buat perintah less lebih berwarna dengan syntax highlighting

Sampurasun.

Jika Anda sering bekerja dengan terminal, pastinya sudah tidak asing lagi dengan less, sebuah perintah yang biasa digunakan untuk melihat konten dari sebuah atau kumpulan berkas. Hanya saja pada kebanyakan distribusi GNU/Linux, less masih belum terkonfigurasi secara default untuk mendukung syntax highlighting.

Untungnya bagi pengguna GNU/Linux, ada sebuah perangkat lunak bebas bernama source-highlight yang dikembangkan oleh Proyek GNU, program inilah yang nantinya berperan untuk memberikan syntax highlighting dari output perintah less. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan kunjungi online man page source-highlight disini: man.


Instalasi

Pertama instal paket source-highlight pada distribusi GNU/Linux yang Anda gunakan dengan perintah berikut:

Debian, Ubuntu dan turunan nya :

$ sudo apt install source-highlight

Fedora GNU/Linux :

$ sudo dnf install source-highlight

Arch GNU/Linux dan turunan nya :

$ sudo pacman -S source-highlight

Konfigurasi

Setelah paket tersebut terinstal, saat nya melakukan komfigurasi untuk perintah less.

Tambahkan baris berikut ke dalam file ~/.profile jika Anda menggunakan bash atau ~/.zprofile jika Anda menggunakan zsh sebagai default shell :

export LESSOPEN="| /usr/share/source-highlight/src-hilite-lesspipe.sh %s"
export LESS=' -R'

Reload profile shell Anda :

# Bash
$ source ~/.profile

# Zsh
$ source ~/.zprofile
Konfigurasi Profile

Berikut perbandingan perintah less tanpa dan menggunakan syntax highlighting:

Output Tanpa Syntax Highlighting
Output Menggunakan Syntax Highlighting

Penutup

Itu saja untuk GNU/Linux Tips kali ini, semoga tulisan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silahkan gunakan kolom komentar di bawah.

Hatur Nuhun.


Memuat...
Disqus